Sabtu, 30 April 2011

Profil Kabupaten Tanah Laut




Dalam melaksanakan program pembangunan Kabupaten Tanah Laut ditetapkan visi pembangunan daerah Kabupaten Tanah Laut tahun 2008 - 2013 yaitu "Tanah Laut Maju Berdasarkan Nilai - Nilai Agama".

Untuk mewujudkan visi tersebut diperlukan misi yang harus dilaksanakan bersama, baik oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Laut maupun masyarakat itu sendiri. Berdasarkan Visi Pembangunan Daerah Kabupaten Tanah Laut ditetapkan 7 (tujuh) Misi sebagai berikut :


1. Peningkatan dan pengembangan nilai-nilai agama.

2. Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan pelayanan pendidikan dan pelayanan kesehatan.

3. Penguatan ekonomi kerakyatan yang bertumpu pada sektor pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan dan kelautan, kehutanan, industri, perdagangan, koperasi dan UKM serta pariwisata.

4. Peningkatan pelayanan publik dan pengembangan Tanah Laut sebagai daerah tujuan investasi baik PMDN maupun PMA.

5. Pengembangan Tanah Laut sebagai daerah tujuan wisata.

6. Peningkatan kualitas mental aparatur pemerintah, profesionalisme dan pengembangan kepemimpinan yang baik.

7. Peningkatan penyelamatan dan menjamin kelestarian lingkungan.

Melalui misi tersebut tentunya akan dicapai beberapa tujuan, diantaranya mampu meningkatkan perekonomian wilayah dengan cepat, stabil serta rasional. Pemberdayaan ekonomi rakyat secara terpadu, efisien dan lintas sektoral, meningkatnya kualitas sumber daya manusia, sehingga memiliki kemampuan untuk berpartisipasi dalam pembangunan baik dalam proses perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, pengawasan maupun sebagai pengguna dan pemelihara hasil-hasil pembagunan.

Melihat dari luas wilayah yang ada dengan penggunaan lahan seluas 92.814 ha (24.6 %) merupakan kawasan hutan, 71.288 ha (19,2 %) merupakan lahan perkebunan, 51.122 ha (13,7 %) merupakan lahan sawah dan tegalan serta sisanya 4.157 ha (1,11 %) untuk kawasan pemukiman dan lain-lain, maka Kabupaten Tanah Laut telah menyiapkan beragam potensi yang masih dan dapat dikelola untuk kepentingan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu Kabupaten Tanah Laut melalui kebijakan penataan ruang wilayahnya telah memprioritaskan 5 (lima) kawasan dengan masing-masing fungsi strategisnya yaitu :

1. Kawasan industri dipusatkan di Kecamatan Bati-Bati dan Jorong.

2. Pertanian di Kecamatan Kurau.

3. Perikanan laut di Kecamatan Kuarau, Takisung, Panyipatan, Jorong dan Kintap.

4. Pertambangan di Kecamatan Jorong dan Kintap.

5. Wisata di Kecamatan Takisung, Panyipatan, jorong dan Pelaihari.

Kebijakan penataan ruang wilayah ini dimaksudkan tidak lain untuk mengantisipasi adanya pengembangan perlintasan 2 kawasan di Kabupaten Tanah Laut, yaitu sebelah utara pengembangan dengan Banjarmasin - Banjar / Banjarmasin dan sebelah timur dengan Tanah Bumbu. Kebijakan yang tertuang dalam program pengembangan wilayah ini diharapkan dapat mendukung pengembangan 2 wilayah, sehingga dalam pelaksanaan pembangunan dapat lebih terarah, terkendali yang pada akhirnya dapat tercapai hasil pembagunan yang maksimal.

Penataan ruang wilayah yang tersebar di seluruh Kecamatan Kabupaten Tanah Laut dimaksudkan juga untuk membuka peluang bagi investor menanamkan modalnya di Kabupaten Tanah Laut.

Keadaan Geografis Kabupaten Tanah Laut

Kabupaten Tanah Laut merupakan kabupaten yang terletak paling selatan dari Propinsi Kalimantan Selatan dengan ibukota Pelaihari. Secara geografis, Kabupaten Tanah Laut terletak di antara 114º 30' 22" - 115º 10' 30" BT dan 30º 30' 3" - 4º 10' 30" LS, dengan luas wilayah 3.631,35 Km² atau selitar 9,71 persen dari total luas wilayah Propinsi Kalimantan Selatan, posisi Tanah Laut sangat strategis karena berbatasan langsung dengan Banjarmasin (ibukota propinsi) dan Laut Jawa, serta memiliki pantai dan pelabuhan sebagai jalur distribusi barang dari dan ke luar daerah.

Adapun batas-batas wilayah Kabupaten Tanah Laut adalah sebagai berukut :

Utara : Kota Banjarbaru

Selatan : Laut Jawa

Timur : Kabupaten Tanah Bumbu

Barat : Laut Jawa

Keadaan wilayahnya terdiri dari dataran tinggi dan bergunung-gunung, dataran rendah, serta pantai dan rawa. Jenis tanahnya sangat beragam yaitu latosol (73,6 %), podsolik (37,1 %), alluvial (16,3 %) dan organosol (9,0 %). Dari segi pemanfaatannya, lahan tersebut terdiri dari pemukiman, persawahan, tegalan, kebun campuran, perkebunan, alang-alang/semak dan hutan.


Sumber/ Selengkapnya :
http://www.tanahlautkab.go.id/profil-daerah/wilayah-administrasi.cfm

Sumber Gambar:

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/b/b1/Lokasi_Kalimantan_Selatan_Kabupaten_Tanah_Laut.svg/300px-Lokasi_Kalimantan_Selatan_Kabupaten_Tanah_Laut.svg.png

http://www.tanahlautkab.go.id/profil-daerah/wilayah-administrasi.cfm

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar